™Selamat Datang di Website Alif Maulana Yang Sangat Sederhana Ini.™
™Jangan Lupa Follow Blog Ini Dan Mohon Maaf Jika Banyak Yang Salah di Website Ini.™

Minggu, 06 Oktober 2013

Indonesia 2 - 0 Fulham FC

Posted by Alif Maulana 01.45, under | No comments


Greg Nwokolo dan Titus Bonai membuat pertandingan antara Indonesia vs Fulham U21 di Stadion Maguwoharjo, Selasa (1/10/2013), berakhir dengan skor 2-0. Greg membawa Tim Garuda unggul dengan hasil 1-0 di babak pertama lewat akselerasinya sebelum aksi individu brilian lain yang diperagakan Tibo di babak kedua mengakhiri perlawanan Sean Kafanagh dkk.

Pelatih Jajang Nurjaman langsung menurunkan para pemain senior di tubuh Indonesia. Firman Utina, Ponaryo Astaman, dan Ismed Sofyan dipercaya sejak menit pertama untuk bermain bersama pemain yang jarang terpilih seperti Juan Revi, Slamet Nurcahyo, atau Fachrudin.

Indonesia sudah dua kali melepaskan tembakan ke gawang Luke Badiali lewat Titus Bonai dan Slamet di 12 menit awal, namun eksekusi Tibo masih bisa diamankan Baidali dan usaha Slamet masih jauh diatas mistar gawang.

Fulham U21 sebenarnya bisa mencetak gol di menit 28 kala Dino Islamovic sukses menjebol gawang I Made Wirawan. Namun wasit menganulirnya karena sebelumnya ia sudah melanggar sang kiper.

Gol tercipta di menit 35. Adalah Greg Nwokolo yang berhasil melewati kawalan empat bek The Cottagers sebelum melepaskan tendangan kaki kiri ke pojok kiri gawang Baidali. 1-0!

Beberapa saat berikutnya, Greg menari-nari di lini pertahanan Fulham U21. Namun eksekusi yang ia lakukan masih menyamping dari gawang Baidali dan membuat skor bertahan hingga babak pertama usai.

Di awal babak kedua, duet Greg dan Tibo kembali unjuk gigi. Kolaborasi keduanya membuat lini belakang Fulham U21 yang dikawal Stephen Arthurworrey sangat kerepotan. Menit 51, Greg melesatkan bola dari luar kotak penalti yang bisa ditepis Baidali. Sayangnya, Slamet kalah cepat dengan bek Fulham U21 untuk memanfaatkan bola rebound.

Gol kedua Indonesia tercipta di menit 56 dengan cara yang tak kalah hebat dari gol Greg. Titus Bonai berhasil mengecoh kiper dan tiga bek Fulham U21 untuk kemudian melepaskan tendangan keras ke gawang Baidali. 2-0!

Anak-anak Fulham berusaha keras untuk setidaknya bisa menipiskan skor. Dua peluang emas diperoleh Islamovic, namun harus gagal karena kegemilangan I Made. Sementara satu peluang lagi darinya masih tak menemui sasaran.

Tak ada lagi gol yang tercipta. Hasil ini cukup bagus bagi Indonesia mengingat Fulham U21 saat ini duduk di posisi kedua klasemen sementara Premier League U21. Sedangkan pertandingan The Battle of League berikutnya akan mempertemukan Persipura vs Santos U23 pada Kamis (3/10/2013) mendatang.

Indonesia 2-0 Fulham U21 (Greg 35’, Titus 56’)

Indonesia: I Made Wirawan; Ismed Sofyan (Maman Abdurrahman 77’), Fachrudin (Gunawan Dwi Cahyo 87’), Victor Igbonefo, Tony Sucipto; Juan Revi (Atep 67’), Ponaryo Astaman, Firman Utina (Anang Hadi 90’), Slamet Nurcahyo (Waluyo 81’); Greg Nwokolo, Titus Bonai (Monieaga 76’)

Fulham U21: Luke Badiali; Josh Pasley, Tom Richards, Stephen Arthurworrey, Jack Grimmer; Lyle Della Verde (Charles Banya 61’), Ronny Minkwitz, Sean Kafanagh, Ange-Freddy Plumain (Daniel O’Reilly 57’), Lasse Vigen Christensen; Dino Islamovic

Persipura 2 - 1 Santos FC

Posted by Alif Maulana 01.42, under | No comments


Skor 2-1 menjadi hasil pertandingan Persipura vs Santos yang digelar pada Kamis, 3 Oktober 2013 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sempat tertinggal 0-1, Persipura tampil menekan pertahanan tim Brazil sehingga Boaz Solossa dan Ian Louis Kabes membalikkan kedudukan. Mutiara Hitam meraih kemenangan dalam laga bertajuk MNCTV Battle of The League ini

Berisi campuran beberapa pemain dari tim senior dan U-20, Santos langsung mencecar pertahanan juara ISL musim ini. Hasilnya, baru dua menit awal, gawang Yoo Jae Hoon langsung terkoyak oleh tembakan Geuvanio Lobo.

Tertinggal, Persipura menunjukkan kualitas mereka. Zah Rahan Krangar mencoba mengendalikan permainan dan memberi tekanan. Ujian bagi Felipe Passoni datang di menit 11 ketika Boaz Solossa yang menari di kotak penalti melepaskan tembakan yang masih bisa dibendung sang kiper.

Boaz Solossa kemudian ‘membayar kegagalannya’. Memanfaatkan umpan lambung Zah Rahan yang membelah para bek lawan, dengan dingin ia menembakkan bola melewati dua kaki kiper lawan. 1-1. Pendukung Persipura di Maguwoharjo bergemuruh.

Terus ditekan, Santos kemudian mulai kembali mengimbang Persipura menjelang akhir babak pertama. Mereka sempat merepotkan Yoo Jae Hoon, tim Brazil ini juga harus kerepotan pula menahan aksi individu Feri Pahabol yang tak berujung pada apa pun. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Dua menit setelah babak kedua dimulai, Persipura berbalik unggul. Terbantu dengan kedodorannya bek Santos, Ian Louis Kabes melakukan dua sentuhan sebelum melepaskan tembakan yang membentur mistar, lantas masuk gawang Passoni. Cara ampuh untuk memanaskan keadaan.

Tim Brazil tersengat. Setelah Yoo Jae-Hoon melakukan penyelamatan gemilang, Alemao menyaksikan tembakannya melebar hanya selang lima menit setelah gol Kabes.

Namun, Santos kemudian terserap oleh seorang Feri Pahabol di menit 70-an. Selain memeragakan gerakan individu yang cantik, pemain mungil ini (’74) melepaskan tembakan dari jarak dekat yang melayang jauh dari mistar gawang lawan.

Tempo pertandingan menurun menjelang ujung laga. Kemenangan Persipura tak terkejar lagi oleh Santos yang kebingungan membongkar pertahanan Mutiara Hitam. Skor akhir 2-1, dan Boaz Solossa dkk. lah yang menjadi pemenang Battle of The League.

Arema Indonesia 3 - 2 FrankFurt

Posted by Alif Maulana 01.39, under | No comments



Hasil Skor Arema vs Frankfurt 5 Oktober 2013. Klub-klub Indonesia kembali menunjukkan tajinya pada laga persahabatan. 

Usai Persipura mengalahkan Santos U-23 kamis (3/10) kemaren, Arema Indonesia juga berhasil menaklukkan Eintracht Frankfurt U-23 di Stadion Kanjuruhan dengan skor tipis 3-2. Tiga gol kemenangan Arema diciptakan oleh Cristian Gonzales dua gol dan Keith kayamba Gumbs satu gol. Sedangkan gol Frankfurt dicetak oleh dan Dester Helweg Maximilian dan Wille Erik. Bermain didepan Aremania yang memenuhi Kanjuruhan Arema Indonesia bermain penuh semangat untuk memenangkan pertandingan.  Adalah Cristian Gonzales yang berhasil membobol gawang Frankfurt lebih dulu. Striker naturalisasi ini dengan cerdik memanfaatkan long pass dan mengelabuhi kiper Frankfurt sebelum membobol gawang tim tamu pada menit ke 27. 

Gonzales kembali membuktikan diri kalau dirinya belum habis pada laga Arema vs Frankfurt ini. Empat menit kemudian  Gonzales berhasil menggandakan keunggulan dengan memanfaatkan umpan crossing Greg Nwokolo. Tim tamu yang tak ingin berupaya untuk membalas serangan Arema. Pada menit ke 44 Frankfurt mendapatkan peluang melalui tendangan bebas.  Eksekusi sempurna Dester membuat Frankfurt berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Bola melengkung dan meluncur deras ke gawang M Natsir tanpa bisa dihalau. 

Memasuki babak kedua Frankfurt bermain lebih baik. Hanya dua menit babak kedua dimulai Frankfurt berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Tendangan pojok yang didapatkan Frankfurt dimaksimalkan oleh Wille Erik. Skor Arema Indonesia vs Eintracht Frankfurt menjadi 2-2. Tak ingin mengecewakan penggemarnya Arema kembali menata kembali alur serangannya. Hasilnya pada menit ke 71 striker veteran Keith kayamba Gumbs berhasil mencetak gol untuk memastikan kemenangan Arema Indonesia. 

Tendangan keras jarak jauh mantan pemain Sriwijaya FC ini meluncur deras tanpa bisa dibendung kiper Frankfurt.  Sayang kemenangan Arema ini sedikti ternoda dengan kartu merah yang diterima Thierry Gathusessi pada menit ke 82. 

Bek Arema ini melakukan pelanggaran keras kepada pemain Frankfurt. Beruntung meski bermain dengan 10 orang Arema tidak kebobolan lagi. Skor Akhir Arema vs Frankfurt 3-2.

Manchester City 1 - 3 Bayern Munchen

Posted by Alif Maulana 00.47, under | No comments


Tampil dengan deretan pemain terbaiknya, cuma butuh delapan menit bagi pasukan Pep Guardiola menaklukkan Etihad Stadium. Kredit tersendiri layak diberikan pada Franck Ribery. Ada di sektor kiri, gelandang Pancis ini melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang melesat kencang ke sudut gawang Joe Hart. Bola sempat ditepis kiper utama Inggris, tapi tetap masuk. 0-1 dan kejutan tak menyenangkan bagi Manuel Pellegrini.

Tertinggal tak membuat The Citizens leluasa bergerak. Lawan yang dihadapi adalah sang juara bertahan Liga Champions, yang memiliki Pep Guardiola yang doyan penguasaan bola. Jadilah, Manchester Biru dipaksa tak membahayakan gawang Manuel Neuer; dan menutup babak pertama dengan selisih ball possesion cukup mencolok: 33%-67%.

Upaya runner-up Premier League memperkecil jarak harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Awal babak kedua, Arjen Robben melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih melebar Namun, tidak dengan serangan Bayern Munich berikutnya.

Dalam tempo empat menit, gawang Joe Hart terkoyak dua kali. Setelah Thomas Mueller membuat sang penjaga gawang terpuruk di menit 56, Arjen Robben kemudian memperolok Matija Nastasic dengan gocekannya sebelum membuat City terbenam dalam-dalam.

Manuel Pellegrini berusaha menyelamatkan tim. Perubahan mencolok dilakukannya di lini depan ketika James Milner, David Silva, dan Alvaro Negredo dilepaskan dari bangku cadangan. Reaksi positif pun ditunjukkan The Citizens. Setelah Manuel Neuer diuji oleh tendangan jarak jauh Milner, akhirnya sang kiper Jerman takluk juga.

Menit 80, Alvaro Negredo yang menguasai bola membelakangi gawang, membalikkan badan dan menembak ke sdut kanan gawang Bayern. Sebuah gol hiburan yang tak cukup menghibur Etihad yang senyap.

City masih bisa bereaksi lebih setelah Jerome Boateng mendapatkan kartu merah empat menit jelang bubaran. Tendangan bebas David Silva membentur tiang, tandukan Alvaro Negredo melayang. Tapi, kesempatan sudah ditutup. Seperti fans Bayern yang melakukan gaya Poznan di belakang gawang Joe Hart, demikianlah hasil pertandingan kali ini. Etihad dikangkangi Bayern dengan skor 1-3.

Manchester City: Hart, Richards, Kompany, Nastasic, Clichy, Toure, Fernandinho, Navas, Nasri (Milner ’70), Aguero (Silva ’70), Dzeko (Negredo ’57)

Bayern Munchen: Neuer, Rafinha, Boateng, Dante, Alaba; Lahm, Robben (Shaqiri ’78), Schweinsteiger (Jan Kirchhoff ’78), Kroos, Ribery (Goetze ’84), Muller.